Terdepan dalam Pendidikan

SEJARAH SINGKAT

Selayang PandangSMAMuhammadiyahPangkalpinang

SMA Muhammadiyah Pangkalpinang terletak Kampung Keramat Kecamatan Rangkui Kota Pangkalpinangyang merupakanibukotaProvinsiKepulauan Bangka Belitung.Saat ini lokasi  SMA ini sudah berubah menjadi komplek perguruan, didalamnya telah berdiri SD STKIP (Sejak tahun 2016) dan STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung (sejak tahun 2011). SMA Muhammadiyah tertua ini mengalami pasang surut dalam perjalananya, pernah menjadi sekolah yang paling difaoritkan masyarakat di era 1980-an dengan brandnya Drumband, lantas terjun bebas hingga hampir tutup karena siswa yang sangat sedikit. Saat ini sekolah dikelola oleh STKIP Muhamamdiyah sebagai lab school.

Visi : “Terwujudnya generasi unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, berakhlaqul karimah, berintegritas dan berdaya saing”.

Misi:

  1. Membangun kultur budaya sekolah berkarakter religius yang berakhlaqul karimah.
  2. Membekali peserta didik ilmu pengetahuan dan teknologi yang berorientasi kepada kecakapan hidup.
  3. Menghasilkan lulusan yang bermutu berkarakter positif dan mempunyai daya saing.
  4. Mengembangkan SDM profesional yang kompetiti berbasis teknologi informasi dan berwawasan lingkungan.
  5. Mengembangkan kebutuhan sarana prasarana sekolah berstandar nasional.
  6. Mendorong kualitas pembelajaran melalui pelaksanaan kurikulum sekolah secara efektif dan efisien.
  7. Mensosialisasikan prestasi hasil pendidikan menjadi milik publik.

SMA inididirikan tahun  1977 ini atas prakarsa Ir Sadino Sapariya salah satu putra Bangka  alumni UGM. KaryawanBUMN PT Timah tahun 1970-an bersama tokoh Muhammadiyah  KH. Mualim Hasan Basri  berinisiatif mendirikan sekolah Muhamamdiyah namun ide pendirian sekolah belum terwujud hingga KH Mualim Basri meninggal dunia. Ide ini masih terus hidup dan perjuangan mendirikan sekolah Muhammadiyah dilanjutkan oleh M Yuda Fahrul salah satu aktivis Muhammadiyah. Angin segar ini datang dari  Kawilsai PT Timah di Pangkalpinang yang saat itu dipimpin oleh Sutiono dan ada dari pemerintah saat itu menghibahkan  3 lokal untuk pendidikan. Maka didirikan SMA Muhammadiyah, dan akhirnya setuju setelah diajukan ke pemerintah. Maka berdirilah SMA Muhammadiyah tahun 1970 di Bukit Nyatoh (sekarang menjadi lokasinya SMP Muhammadiyah-pen),  hibah 3 ruangan itu digunakan  ruangan untuk kelas dan untuk kantor. Kepala Sekolah pertama Ir Sapariya Sadino dengan Wakil Kepala Sekolah Bustami Rahman dengan jumlah siswa 15 orang, sedangkan guru-gurunya berasal dari berbagai profesi dan ahli dalam bidangnya, seperti Dr, Amin Kepala Dinas Perternakan, Bapak  Bustami Rahman, Bapak Adham Satya  dari Apotik Ani, Bapak Suparjo dari IKIP sebagai guru matematika dan masih banyak lagi, dan guru-guru ini banyak yang sukarela mengajar di sini.

Karena Ir Sapariya Sadino sehari-hari bekerja di PT Timah kepemimpinan SMA Muhammadiyah lebih banyak dipegang oleh Bustami Rahman selanjutnya ia ditunjuk menjadi kepala sekolah, dan Sapariya Sadino menjadi guru biasa.

Setelahdibuka SMP Muhamamdiyahmakakegiatan pembelajaran di SMA  dilakukan secara bergantian dengan siswa SMP. Kegiatan pagi itu digunakan SMP Muhammadiyah Pangkalpinang sampai pukul 12.30 WIB siang, kemudian mulai pukul 13.00 hingga 16.30 WIB dimulainya pembelajaran untuk siswa  SMA Muhammadiyah Pangkalpinang. Pembelajaran dengan berbagi gedung ini berlangsung hingga tahun 2000. Tahun 2000 SMA Muhammadiyah memiliki gedung sendiri berkat tanah wakaf yang diberikan Bapak Rusli Rahman seluas 11.000m2 di Desa Mangkol dan menjadi satu-satunya sekolah swasta di Bangka (tahun 2000 belum terjadi pemekaran wilayah-pen) dan  siswa-siswa SMA Muhammadiyah Pangkalpinang di pindah di gedung baru.

Siswa SMA Muhammadiyah  berasal dari beberapa kampung di sekitar Pangkalpinang  yang jauh sehingga ada yang menempuh jarak dengan tiga kali kendaraan angkot bahkan bis, akhirnya diputuskan untuk membuat gedung baru di Desa Mangkol. Sekolah ini mencapai puncak kejayaannya tahun 1999-an dibawah kepemimpinan Kaharuddin Alwi dengan jumlah kelas hingga 18 kelas, banyaknya siswa ini diantaranya tertarik dengan ekstrakurikuler drumband yang dimilikinya, saat itu drumband SMA Muhammadiyah paling di kenal di Kabupaten Bangka (dan satu-satunya sekolah yang memiliki drumband) hingga setiap acara selalu diundang bahkan oleh pemerintah. Usai kepemimpinan Drs Kaharuddin Alwi yang saat itu terpilih menjadi anggota dewan pada tahun 2000, kepemimpinan SMA diteruskan oleh Bapak Setia Bakti hingga tahun 2003, kemudian dilanjutkan lagi oleh Bapak Wahyudin tahun 2003 hingga 2007

Seiring dengan berlakunya otonomi daerah kurang lebih tahun 2005 dimana pemerintah banyak membuka sekolah-sekolah negeri, terjadi penambahan jumlah sekolah 1 kecamatan 1 sekolahdampaknyasekolahswasta kekurangan siswa. Sekolah-sekolah baru tersebut diantaranya seperti di daerah Sungaiselan ada SMA Payung, SMK Sungaiselan, sementara dari sebelah jalan Mentok berdiri sekolah SMA dan SMK Mendobarat dengan daya tampung yang besar. Padahal siswa SMA Muhammadiyah banyak berasal dari kampung sekitar Pangkalpinang, maka terjadi penurunan jumlah siswa yang signifikan, dari penerimaan 5 kelas turun menjadi 3 kelas. Kondisi penurunan jumlah siswa ini tidak hanya terjadi di SMA Muhammadiyah Pangkalpinang saja namun juga sekolah swasta lainnya seperti  SMA Tunas Harapan Bangsa (THB) dan SMA  Depati Amir.

Setelah berdirinya STKIP Muhammadiyah Bangka makapengeleloaandiberikankepadakampusiniuntukmenjadilabschoolbagimahasiswamelaluisurat nomor surat PWM BABEL SK no 10/kep/II.0/F/2016 tanggal 20 rajab 1437H/28 April 2016.

Adapundaftarkepalasekolah yang pernahmenjabatdiantaranyaadalah:

Tabel

Daftar Kepala Sekolah

NAMA PERIODE TUGAS
Ir SapariyoSadino 1972
Prof Bustami Rahman Tahun 1977 – 1980
Suhaili Amin Tahun 1980 – 1984
Drs. Kaharuddin Alwi Tahun 1984 -2000
Setia Bakti Tahun 2000 – 2003
Wahyuddin, MM  Tahun 2003 – 2007
Supanut, S.IP  Tahun 2007 – 2011
Drs. H.Kamarudin AK Tahun 2011 – 2012
Kartika Sari, M.Pd.I Tahun 2012 – 2016
Adi Saputra, M.Pd Tahun 2016 – 2017
Gatot Afrianto, S.Sos Tahun 2017 – 2019
Drs. Edison Taher Tahun 2019 – Sekarang

Diantara tahun 2017-2019 atau sebelum diangkatnya Drs Edison Taher  sempat juga terjadi kekosongan kepala sekolah sehingga diangkatlah Pjs yakni  Pjs Ibu Isti Widiharjanti, M.Pd dan Pjs Estu Triyogi.

Kendati dari jumlah siswa tidak kunjung meningkat namun beberapa prestasi dicetak oleh siswa-siswa diantaranya:

Tabel

Prestasi siswa

NO. CABANG NAMA SISWA TINGKAT JUARA TAHUN
01 FLS2 N Cipta Puisi   Kota Juara II 2012
02 Lomba Pentas PAI cabang Pidato   Kota Juara II 2015
03 Lomba DA’I (POLDA Babel)   Provinsi Juara I 2015
04 Lomba DA’I Kamtibmas Polresta Pangkalpinang   Kota Juara I 2016
05 Lomba Dakwah BEM Universitas Bangka Belitung   Provinsi Juara III 2016
06 Festival Lagu Melayu Student-e POLMAN Babel   Kota Juara II 2017

Dibawah Kepala Sekolah Drs. Edison Taher melakukan beberapa pembenahan diantaranya digambarkan dalam rencana jangka pendek, menengah dan panjang seperti tergambar dalam tabel berikut:

                                                            Tabel 1

SasaranProgramSekolah

SASARAN PROGRAM 1 TAHUN  ( 2019 / 2020)
(ProgramJangkaPendek)
SASARAN PROGRAM 4 TAHUN ( 2019 / 2023 )
(ProgramJangkaMen
engah)
SASARAN PROGRAM 8 TAHUN ( 2019/ 2027)
(Program Jangka Panjang)
Peningkatan kualitas guru melalui pelatihan peningkatan kompetensi Peningkatan kualitas guru melalui Penilaian Kinerja Guru (PKG) Peningkatan kualitas guru melalui Penilaian Kinerja Berkelanjutan.
KKM seluruh MP >= 70% dan dilengkapi dengan rencana pencapaian kriteria Target pencapaian rata-rata Nilai UN lulusan 60. Target pencapaian rata-rata Nilai UN lulusan 70.
15 % lulusan dapat diterima di PTN, baik melalui jalur undangan danSMPTN. 40 % lulusan dapat diterima di PTN baik melalui jalur PMDK maupun UMPTN. 60 % lulusan dapat diterima di PTN baik melalui jalur PMDK maupun UMPTN.
95% peserta didik yang beragama Islam dapat membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, dan hafal 1 juz ayat Al-Quran 100% peserta didik yang beragama Islam dapat membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, hafal minimal 1 juz ayat Al-Quran dan hafal ayat-ayat semesta. 100 % peserta didik yang beragama Islam dapat memahami dan mengamalkan isi kandungan Al-Quran . Hafal 3 juz ayat Al-Quran
Memiliki ekstra kurikuler unggulan  (Olah Raga Prestasi, seni Prestasi dan Islami ) Extra kurikuler unggulan dapat menjuarai tingkat provinsi Ekstrakurikuler unggulan dapat meraih prestasi tingkat nasional
20 % peserta didik dapat aktif berbahasa Inggris. 40  % peserta didik dapat aktif berbahasa Inggris. 60  % peserta didik dapat aktif berbahasa Inggris.
80 % peserta didik dapat menggunakan internet di sekolah sebagai media pembelajaran 100 % peserta didik dapat menggunakan internet di sekolah sebagai media pembelajaran 100 % peserta didik dapat menggunakan internet di sekolah sebagai media pembelajaran
Meningkatkan prestasi dalam olimpiade sains, FL2SN dan O2SN tingkat Kota dan Provinsi Meningkatkan prestasi dalam olimpiade sains, FL2SN dan O2SN tingkat Nasional Meningkatkan prestasi dalam olimpiade sains, FL2SN dan O2SN tingkat Internasional
Pengembangan Budaya baca Minimal Persiswa 3 judul/tahun dengan penggunaan 15 menit diwajib membaca pada jam pertama ( Literasi ) 50 %  peserta didik sudah terbiasa membaca secara mandiri mengembangkan budaya literasi. 70 % peserta didik sudah terbiasa membaca secara mandiri mengembangkan budaya literasi.
Pengembangan 3P Terciptanyanya budaya 3P Sekolah Berbudaya 3P
Pengembangan Kewirausahaan Terciptanya jiwa kewirausahaan Jiwa kewirausahaan
Pendidikan Karakter Pembiasaan PPK Siswa Berkarakter
Literasi Pembiasaan Literasi Menjadi Budaya Literasi

Dalam wawancaranya Drs Edison Taher menyebutkan sasaran- sasaran program tersebut selanjutnya ditindaklanjuti dengan strategi pelaksanaan yang wajib dilaksanakan oleh seluruh warga sekolah sebagai berikut:

Peningkatan Kompetensi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan  secara berkelanjutan;
Melakukan kerjasama dengan pihak DU/DI , PMI, BNK dan BNP,  Dinas Kebersihan dan Kebakaran kota, Dinas Kesehatan, TNI, Kepolisian untuk membantu kegiatan siswa dan Adiwiyata.
Kerjasama dengan alumni untuk menambah informasi dan motivasi bagi peserta didik untuk melanjutkan ke perguruan tinggi;
Membaca Literasi melalui Perpustakaan kelas menjelang pelajaran jam pertama dimulai, melaksanakan sholat dhuha, tadarus sholat zuhur dan ashar berjamaah,  Tadabur Alam, peringatan hari besar Islam, melaksanakan pemotongan hewan qurban di sekolah dan membentuk kelompok-kelompok pengajian peserta didik ;
Menjalin komunikasi yang baik dengan Dinas Pendidikan , baik kota maupun provinsi di Kepulauan Bangka Belitung
Membentuk kelompok English club;
Membentuk kelompok Olimpiade Sains, LCC;
Pengadaan buku penunjang;
Pengadaan komputerdalam pemenuhan kebutuhan untuk pelaksanaanCBT. Pengembangan sekolah berbasis IT Pengembangan Edukasi Digital Muhammadiyah (EDUMU)
Mengintensifkan komunikasi dan kerjasama dengan orang tua;
Pelaporan perkembangan peserta didik kepada orang tua secara berkala; Mengembangkan Gerakan Literasi Sekolah; Penguatan Pendidikan Karakter.  

Dengan menjadi lab schoolnya STKIP Muhammadiyah, sekolah ini memiliki beberapa keuntungan seperti bisa menggunakan sarana dan prasarananya , seperti sarana komputer dan TIK (lab komputer) yang cukup memadai untuk mendukung kegiatan pembelajaran berbasis ICT seperti sarana untuk mengakses internet/intranet dengan bebas di semua lingkungan sekolah dengan tersedianya jaringan Wi fi, sarana olahraga seperti GOR maupun alat-alat olahraga dan gedung sekolah sendiri yang saat ini menggunakan sebagian gedung kampus.  Dengan pengambilan alihan ini kondisi sekolah sedikit demi sedikit membaik diantaranya dengan jumlah siswa yang mulai merangkak naik. Jumlah peserta didik  pada tahun pelajaran 2019/2020 seluruhnya berjumlah 86 orang. Persebaran jumlah peserta didik antar kelas merata. Peserta didik di kelas X sebanyak 2 rombongan belajar ( 1 kelas Peminatan MIPA dan 1 Kelas Peminatan IPS) dengan Jumlah 40 Peserta, Peserta didik kelas XI Sebanyak 1 rombongan belajar Kelas Peminatan IPS dengan jumlah 22 Peserta dan Pesertadidik, kelas XII sebanyak 1 rombongan belajarjurusan IPS  dengan jumlah 24 peserta.

Tabel 2

Jumlah Peserta Didik Tahun 2018/2019

Kelas JMLH ROMBONGAN BELAJAR JUMLAH SISWA JMLH TOTAL
L P
X-MIPA 1 7 9 16
X-IPS 1 11 13 24
XI-IPS 1 11 11 22
XII-IPS 1 15 9 24
JUMLAH 4 44 42 86

Sekolah terus berupaya mendorong naiknya jumlah siswa dengan berbagai cara, diantaranya dengan penyediaan beasiswa berbagai pihak. Pada tahun pelajaran 2019/2020 peserta didik mendapatkan bantuan biaya yang berupa bea siswa peserta didik melalui beasiswa Berkah dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, beasiswa dari Baznas Provinsi dan KIP serta pembebasan biaya pendidikan melalui Komite Sekolah.

Adapun jumlah seluruh personil sekolah saat ini ada sebanyak 18 orang, terdiri atas guru PNS 2 orang, GT 7 0rang, GTT 7 dan Pegawai Tetap  2 orang.

Tabel..

Keadaan Personil Sekolah Tahun 2018/2019

NO NAMA JABATAN STATUS
 1 Drs Edison Taher Kepala  Sekolah GT
  2 Supanut S.IP Guru Matematika GT
 3 Gatot Arfrianto, S.Sos  Guru  BK GT
Estu Prayogi, SE Guru Ekonomi GT
5   Ilma Rahmala Dewi, S.Pd Guru Fisika GT
  6 Kartika Sari, M.Pd.I Guru Pend. Agama & B. Pekerti PNS
7   Yusrizal, S.Pd Guru Biologi PNS
  8 Hendri Roadhon S.Pd Guru Bahasa Inggris GTT
  9 Fitri Sadewi, S.Pd Guru Kimia GTT
 10 Sulistia S.Pd Guru Sejarah GTT
  11 Riska Warlaini, S.Pd Guru Sosiologi GTT
  12 Zidane Romadonie Guru Kemuhammadiahan GTT
  13 Rina Welfia S.Pd Guru Bahasa Indonesia GTT
  14 Pipit Eva Novita, M.Pd GuruPendidikan  Kewarganegaraan (PKn) GTT
  15 M. Tohir, S.Hum Guru Bahasa Arab GTT
16   Ade Setya Hadi S.Pd Guru Olah Raga GTT
 17 Armadya, S.Kom Guru TIK/Operator PT
  18 Fathan Muhiban Kepala TU PT

Dari sejumlah guru, hanya 11,1 % yang berstatus guru PNS,  27,8 % Guru Tetap, 50 % Guru Tidak Tetap dan Tenaga Administrasi 11,1% berstatus Pegawai Tetap. (*)